Kewanitaan dan Menopause

Kewanitaan dan Menopause

Kewanitaan dan Menopause

Kewanitaan dan Menopause adalah persoalan dengan berbagai maslah seseorang wanita, baru kurang lebih 30-40 tahun terahir mendapat perhatian yang serius. Padahal kita ketahui dengan meningkatnya kesehatan masarakat indonesia, jumlah wanita yang akan hidup beberapa puluh tahun setelah Menopause akan terus meningkat. Salah satu aspek yang penting dalam kehidupan wanita stelah Menopause adalah kehidupan seksnya.

Gairah Sengama

Seks ada karena tuhan menciptakan manusia pria dan wanita. Ada perhatian jasmaniah secara timbal balik pada seorang pria dan seorang wanita normal.

Kita sering dengar dari wanita yang lebih berusia 50, bahwa gairah dengan sendirinya berkurang, bahkan tidak jarang wanita-wanita terebut menyatakan sudag tidak ada gairah sama sekali hanya melakukan sengama untuk memuaskan atau melayani suami. Angapan demikian itu, lebih banyak di pengaruhi salah pengertian atau karena mendengar cerita orang lain.

Gairah seks wanita stelah Menopause sangat tergantung dari kebiasaan dan aktivitas dalam kehidupan seks selama masa reproduksi, pada saat masih bisa melahirkan. Apa bila seorang wanita telah menikmati pernikahan yang bahagia, serasi, dan harmonis, wanita tersebut akan menjalani setelah Menopause tanpa banyak pengurangan gairah dan frekuwensi seksnya. Di samping itu, kecukupan dalam hal materi dan memegang peranan yang penting dlam memnyesuaikan yang baik terhadap Menopause di dalam kehidupan seks.

Bagai Mana Cara Menghadapi Masalah Menopause ini?

Proses menjadi tua pada wanita yang mempunyai manifestasi klinik berupa klimakterium, Menopause, dan pasca-Menopause adalah suatu peristiwa alamiah , yang di pengaruhi oleh nilai-nilai masarakat dan mempunyai dampak terhadap kehidupan di masarakat. Oleh karna itu, titik berat penyesuaian terletak pada aspek masarakat (sosial) sedangkan faktor klinis hanya sebagai faktor ppendukung saja.

Masarakat harus di ajarkan harus menerima proses menjadi tua sebagian sebagai falsafah hidupnya, tetapi di samping itu harus mengerti proses menjadi tua secara ilmiah.

Proses menjadi tua dapat mempunyai arti yang lebih positif apa bila istilah tua diindentikan dengan matang. Disini terjadi proses kematangan dalam aspek spiritual, intelektual, konsep pemikiran dan wawasan hidup. Dengan kata lain, terjadi proses menjadi manusia bijaksana. Memang manusia lansia bijaksana tidak memerlukan dukungan kemudahan lahiriah yang berlebihan, tetapi suatu kematangan.

Rate this article!
Kewanitaan dan Menopause,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: