Cara Aman Berhubungan Seks Selama Hamil

Cara Aman Berhubungan Seks Selama Hamil

Cara Aman Berhubungan Seks Selama Hamil

Cara Aman Berhubungan Seks Selama Hamil. Beberapa orang percaya bahwa berhubungan seks selama kehamilan dapat membantu kelancaran proses pengiriman. Saat berhubungan seks, prostaglandin dilepaskan sperma dapat menyebabkan kontraksi untuk membantu penekanan sehingga kepala bayi dapat masuk ke bagian bawah panggul. Ya, bantuan juga secara tidak langsung karena kontraksi, leher rahim menjadi lembut. Tapi seks pada usia kehamilan tua harus tetap berhati-hati. Waktu yang tepat untuk berhubungan seks selama kehamilan, yaitu setelah trimester pertama hingga usia 7 bulan. Pada saat itu, wanita hamil telah santai, dan lebih disukai.

Pertanyaan yang sering terlontar dari pasangan muda yang baru saja dianugerahi kehamilan. Yap, banyak pasangan merasa takut dan khawatir ketika mereka ingin berhubungan seks selama kehamilan karena banyak mitos dan rumor yang masih belum jelas. Berikut ini beberapa tips untuk tetap seks yang aman selama kehamilan tanpa melupakan kesenangan.

Cara Aman Berhubungan Seks Selama Hamil

1. Pastikan kehamilan dinyatakan aman oleh dokter kandungan tanpa resiko apapun.

Biasanya pasangan akan langsung pergi ke dokter bila ada tanda-tanda kehamilan. Well, jangan lupa untuk meminta dokter jika kehamilan Anda dinyatakan aman dan sehat sehingga memungkinkan untuk melakukan hubungan seks. Biasanya dokter akan melarang seks selama kehamilan bila ada riwayat perdarahan, mengalami keguguran, hamil bayi kembar, risiko kelahiran prematur atau hal-hal lain yang jika itu berbahaya. Jika dokter memberi sinyal bahwa aman, bahwa tidak ada alasan untuk tidak berhubungan seks selama kehamilan.

Pada trimester pertama kehamilan, sebaiknya menunda hubungan seksual pertama. Karena seks di awal kehamilan adalah kontraksi. plasenta belum terbentuk sehingga dapat menyebabkan keguguran terjadi ketika kontraksi.

2. Jangan lupa untuk perhatikan posisi saat berhubungan seksual, karena tidak semua posisi yang aman untuk ibu hamil.

Meskipun dokter telah menyatakan kehamilan yang aman, tetapi tidak semua posisi seks yang bisa dilakukan saat hamil, Anda tahu. Pilih posisi yang berhubungan tidak menekan konten, seperti posisi misionaris, gunting atau wanita di atas. Juga pastikan pasangan tidak terlalu berapi-api saat penetrasi karena dikhawatirkan dapat membahayakan janin. Santai saja, yang penting tetap saling menikmati.

Sebuah posisi yang baik dalam seks selama kehamilan, yang tidak menekan perut. Salah satu yang terbaik adalah posisi setengah duduk. Posisi ini tidak menekan perut. Atau Anda juga dapat mengambil posisi suami berlutut untuk menahan berat badan, Anda dapat mencoba dan memodifikasi posisi ini bahwa seks lebih menyenangkan, nyaman, dan tentu saja aman untuk bayi.

3. Gunakan pengaman atau pastikan sperma dikeluarkan di luar karena bisa memicu kontraksi.

Untuk menghindari kontraksi prematur, Anda dapat menggunakan kondom saat melakukan hubungan intim. Sperma ke rahim akan merangsang kontraksi prematur. Nah untuk membuatnya lebih aman, kenakan kursus keselamatan atau ejakulasi di luar.

 

author

Author: