Banyak Seks di Usia Lanjut Bisa Mempengaruhi Otak dan Tubuh

Banyak Seks di Usia Lanjut Bisa Mempengaruhi Otak dan Tubuh

Banyak Seks di Usia Lanjut Bisa Mempengaruhi Otak dan Tubuh

Banyak Seks di Usia Lanjut Bisa Mempengaruhi Otak dan Tubuh. Dalam sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa memiliki kehidupan seks yang aktif di usia tua, mungkin untuk membantu menjaga fungsi otak manusia sehingga lebih sehat.Seperti dilansir laman Huffington Post,  peneliti dari Universitas Coventry di Inggris ingin melihat apakah ada hubungan antara aktivitas seksual pada orang berusia 50 tahun ke atas dengan kenangan dan ingatan yang sangat tajam.

Banyaknya dari 6.800 pria dan wanita yang berasal dari English Longitudinal Study of Aging terlibat dalam survei ini. Di mana survei dihubungkan dengan aktivitas seksual dan fungsi kognitif yang nampak dari kedua jenis kelamin. Survei dilakukan dengan tes sequencing angka (pengurutan sejumlah bilangan) dan tes recall (memanggil kembali ingatan). Dari tes ini, ternyata hasilnya berkaitan dengan tingkat aktivitas seksual baik dari pria dan wanita.

“Ada kemungkinan bahwa hasil penelitian kami mungkin berhubungan dengan hormon yang mempengaruhi otak untuk fungsi kognitif pada pria dan wanita berbeda,” kata Hayley Wright, seorang penulis studi dari Coventry University. Penelitian di Inggris pada tahun 2015 menemukan bahwa jenis kelamin orang tua (di atas 70 tahun) dilakukan oleh penduduknya. Dari survei seks, laki-laki hampir setengah menunjukkan lebih sering seks – seks sedangkan perempuan lebih dari 70 tahun, hanya sepertiga.

Para penulis mengatakan studi ini tidak membuktikan hubungan sebab akibat. Tetapi kenyataannya lebih mengungkapkan bahwa seks dapat membantu kondisi stres yang lebih rendah, meningkatkan kekebalan tubuh, dan bahkan membantu kualitas tidur lebih baik.

Baca juga: Di Atas Umur 60 Wanita Masih Mempunyai Gairah Seks Yang Tinggi.

author

Author: